Cara Budidaya Belut Khusus Untuk Newbie

Hal yang Perlu Diperhatikan Untuk Budidaya Belut

Budidaya belut menjadi salah satu hal yang popular, selain mudah untuk dibudidayakan nyatanya belut juga memiliki banyak manfaat. Ketika akan melakukan budidaya belut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, agar tidak salah atau gagal pada saat panen.

Sebelum masuk ke pembahasan utama alangkah baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa saja sih manfaat belut bagi kesehatan manusia:

Mengenal Ragam Manfaat Belut

budidaya belut
pixabay.com

1. Membantu Mencegah Anemia

Perlu diperhatikan bahwa belut memang memiliki banyak zat besi, tidak heran jika fungsinya membantu banyak manusia untuk mencegah penyakit. Salah satu pencegahan penyakit anemia, dengan membentuk lebih banyak hemoglobin.

Pencegahan atau peningkatan hemoglobin didapatkan dari belut, dengan memiliki zat besi sehingga bisa meningkatkan oksigen dan darah merah.

2. Untuk Sistem Kekebalan Tubuh

Mengonsumsi belut dapat memberikan oksigen yang lebih banyak, sehingga pembentukan energi menjadi jauh lebih baik. Pembentukan energi pada tubuh dalam istilah ilmiah disebut proses oksidasi.

Semakin banyak oksigen yang didapatkan, maka akan semakin banyak juga energi yang akan dihasilkan nantinya.

3. Membantu Untuk Mengatasi Lemah, Letih, dan Lesu

Biasanya, banyak orang yang mengalami hal ini dalam hidupnya, dimana sebab utamanya adalah kekurangan zat besi.

Cara untuk mengatasinya adalah, dengan mengonsumsi belut yang disesuaikan berdasarkan porsinya. Ketika seseorang mengalami hal ini akan membuat seseorang menjadi malas untuk beraktifitas, manfaat dari belut akan siap untuk membantu menanganinya.

4. Perkembangan Janin dan Ibu Hamil

Orang yang sedang hamil akan membutuhkan kebutuhan gizi yang cukup, baik untuk ibunya maupun bayinya. Kebutuhan zat atau tambahan nutrisi biasanya akan membutuhkan banyak kalsium dan fosfor, maka dari ketika banyak ibu hamil yang mengkonsumsi belut.

Pertumbuhan tulang janin bayi akan menjadi lebih baik, ketika mengonsumsi cukup belut.

5. Sumber Protein

Protein yang selama ini kita butuhkan ada pada belut, maka ada baiknya setiap orang mengkonsumsi belut. Proteinnya akan baik bagi siapapun termasuk anak dan orang tua, sehingga menjadi sistem kekebalan tubuh yang berguna.

6. Membangun Sel Otot

Anda akan menemukan zat leusin pada belut, Zat tersebut memang bagus untuk membantu pengembangan dan pembangunan dari sel pada otot.

Langkah-langkah Cara Budidaya Belut

Kolam belut drum
bukalapak.com

Persiapan Kolam

Ada berbagai cara untuk mempersiapkan kolam belut, hanya saja media kolamnya memang terkadang berbeda. Saat ini akan menggunakan kolam yang aturannya semi permanen, karena kemungkinan kolam akan mengalami kerusakan lebih cepat.

Drum akan digunakan sebagai kolam untuk budidaya, jika tidak bisa penggunaan terpal, drum, atau kontainer juga bisa digunakan untuk hal ini.

1. Cobalah terlebih dahulu untuk membersihkan drum. Jangan sampai kotor, karena akan mempengaruhi kesehatan belutnya. Cobalah untuk membersihkan semua bagiannya termasuk pada bagian luar.

2. Buatlah beberapa lubang yang memanjang pada bagian atas drum.

Pembuatan Kolam

Bagian ini menjadi tahap yang penting, karena akan dimasukkan kedalam drum. Hal ini menjadi faktor yang mempengaruhi pertumbuhan belut tersebut, didalamnya akan terdapat pupuk TSP, kompos, lumpur kering, dan beberapa mikroorganisme starter.

Beberapa orang akan melapisi dasar pada drum menggunakan jerami dengan ketebalan 50cm.

  1. Siram mikroorganisme pada atas jerami, yang telah ditakar dengan ukuran 1 liter pada setiap drum. Biasanya akan digunakan juga EM-4 starter yang merupakan jenis mikroorganisme yang banyak dijual di toko.
  2. Lapisi beberapa lapisan starter dengan baik. Cobalah memberikan lapisan atau kompos dengan tanah dan humus. Beberapa orang biasanya akan membuat lapisan mencapai ketebalan 7cm.
  3. Cobalah untuk menaburkan lumpur kering dan pupuk TSP 5kg yang ada di lapisan akhir. Pembuatan bagian ini diusahakan untuk mencapai ketebalan 25cm.
  4. Anda harus memasukan air bersih kedalam drum untuk tahap akhirnya, ketinggianya di usahakan untuk mencapai 17cm. Tahap selanjutnya adalah, menunggu selama 14 hari sampai mikroorganisme tersebut dapat tumbuh. Jangan sampai memasukan belut sebelum media tersebut tumbuh.

Cara Pemilihan Bibit Belut

Setiap orang yang akan melakukan budidaya, akan memilih beberapa bibit yang sesuai. Cobalah untuk memastikan, jika bibitnya tersebut memang bisa digunakan dengan baik.

Hal ini dilakukan, agar nantinya tidak akan merugikan Anda sebagai pihak yang melakukan budidaya. Berikut beberapa langkah yang harus diperhatikan.

1. Memilih Ukuran Belut

Setiap pemilik budidaya akan memastikan, jika belut memiliki jenis yang seragam. Langkah penggunaan satu jenis belut ini akan membantu saat panen, agar belut tersebut akan memiliki ukuran yang seragam. Fungsi lain dari pemilihan bibit sejenis, bertujuan untuk mengurangi kemungkinan saling memakan.

2. Belut yang Selalu Terlihat Aktif

Memperhatikan kesehatan belut memang selalu menjadi faktor utama, cobalah untuk memilih yang lincah juga tidak berpenyakit. Pembudidaya akan memilih ukuran belut yang ukurannya 10-12 cm.

Pemberian Pakan Pada Belut

Setiap belut dengan usia tertentu akan memiliki jenis pakan yang berbeda, dengan demikian memperhatikan pakan merupakan hal yang sangat penting. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan memberikan pakan pada belut.

Akan ada rumus sederhana yang digunakan, yakni dengan memberikan pakan 5-20 persen dari bobot belut tersebut.

  1. Takaran 0,5kg yang digunakan untuk usia 0-1 bulan.2. 1kg untuk usia 1-2 bulan.
  2. 1,5kg untuk usia 2-3 bulan.
  3. 2kg untuk usia 3-4 bulan, dan seterusnya.

Untuk jenis pakan yang diberikan pada belut memang beragam, termasuk untuk beberapa jenis pakan yang hidup dan juga pakan mati.

Budidaya belut memang membutuhkan ketelitian yang baik, biasanya untuk jenis pakan yang sering digunakan seperti zooplankton, cacing, kutu air, kecebong, larva ikan, serangga dan masih banyak lagi.

Untuk jenis belut yang dewasa biasanya akan diberikan pakan yang beragam, dengan spesies yang lazim juga berukuran besar. Cobalah untuk memberikan makan dalam kurun 3 kali sehari, akan tetapi biasanya belut akan mencoba untuk makan saat hari telah mulai gelap.

Cara Tepat Untuk Panen Belut

Ketika melakukan panen belut dengan ukuran 11-13cm akan dimasukan kedalam satu drum, disanalah jumlahnya harus mencapai maksimal 2kg.

Setelah 3-4 bulan, ukuran belut pun akan berubah menjadi lebih besar sampai 7-12cm harga dari panennya biasanya akan mencapai 55 ribu rupiah per-kg. pembudidaya mengatakan, jika jumlah sekian akan berkisar antara 4-6 ekor belut.

Saat ini pasar untuk belut itu sendiri memang cukup menjanjikan, tidak heran jika jumlah orang yang membudidayakannya semakin banyak.

Dengan melakukan budidaya belut, biasanya banyak orang yang meraup keuntungan lumayan besar. Mengingat, peminat dari belut itu sendiri memang cukup banyak.

Tidak heran jika banyak orang yang melakukan budidaya mengenai belut ini, jangan salah prosesnya pun tidak sesulit yang dibayangkan. Dapat dipastikan jika keuntungan dari budidayanya memang cukup menjanjikan bagi siapapun.

Tinggalkan Balasan