Jenis Bunga Melati “Lengkap Dengan Gambar, Manfaat, dan Ciri-cirinya”

Bunga melati adalah bunga yang sangat populer dan dikagumi karena keindahan, aroma, dan juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan maupun kecantikan. Melati adalah salah satu bunga taman yang paling umum.

Biasanya, melati digunakan untuk melapisi pagar dan dinding taman atau rumah karena keindahan serta aromanya yang semerbak. Nah, fakta-fakta yang dapat kamu temukan di sini dan akan kami bahas, yaitu ciri ciri, jenis, habitat, dan manfaat bunga melati.

Ciri Ciri Bunga Melati

Ciri ciri bunga melati
Sumber gambar: TribunJualBeli.com

Salah satu bunga yang memiliki aroma khas adalah melati. Karakteristik utama melati adalah aroma bunganya yang semakin semerbak pada malam hari. Aroma melati sangat sering digunakan sebagai bahan parfum dan kosmetik.

Melati tumbuh subur di daerah beriklim hangat. Bunga ini memiliki daun hijau serta bunga yang halus. Umumnya bunga melati memiliki lima kelopak, mirip dengan bintang.

Sebagian besar bunga melati berwarna putih. Namun ada juga melati yang berwarna kuning seperti jenis melati musim dingin.

Melati sangat dicintai oleh ibu rumah tangga dan toko bunga karena berkembang dalam bentuk semak. Tanaman ini bersifat perdu dan merambat. Biasanya tanaman ini tumbuh menumpang pada tanaman struktur atau tanaman lain.

Meskipun dapat tumbuh dengan sangat baik di kebun dan teras, ada juga beberapa jenis melati yang dapat tumbuh di dalam rumah dan beradaptasi dengan pot yang bahkan tidak membutuhkan tanah.

Tinggi atau panjang tanaman melati dapat mencapai tiga meter atau lebih. Batangnya berbentuk bulat atau segi empat, berkayu, serta bercabang banyak seolah merumpun. Daunnya berbentuk bulat telur (menyirip) dengan lebar 1,5–6 cm dan panjang sekitar 2,5–10 cm.

Bunga melati biasanya ditemukan di negara tropis. Umumnya tanaman ini akan mekar di musim dingin sehingga berbunga mulai dari Januari hingga Maret.

Sinar matahari yang cukup diperlukan agar bunga melati dapat tumbuh dengan baik. Tetapi tanaman ini tidak boleh terkena langsung dengan sinar matahari. Selain itu, sebaiknya suhu daerah sekitar tidak lebih dari 25 derajat karena dapat merusak bunga.

Jenis-jenis Bunga Melati

Bunga melati memiliki variasi lebih dari tiga ratus spesies. Tanaman cantik ini bisa ditanam baik di tanah maupun di pot. Beberapa jenis bunga melati di dunia, yaitu:

1. Melati Gambir (Jasminum officinale)

Melati Gambir (Jasminum officinale)
Sumber gambar: pinterest.com

Melati gambir juga dikenal sebagai melati biasa. Bunga ini berasal dari Iran utara, Pakistan, India, Afghanistan, Nepal, dan Cina barat. Spesies melati gambir merupakan spesies yang paling banyak dibudidayakan.

Bahkan pembudidayaan melati gambir tidak hanya di negara-negara asalnya, tetapi juga di banyak negara lain di dunia. Itulah sebabnya spesies ini sudah dinaturalisasi di Perancis, Portugal, Italia, dan negara-negara Eropa lainnya, serta di Florida Amerika Serikat.

Melati gambir dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian enam meter. Selain itu, perawatan melati gambir juga tidak memerlukan irigasi berlimpah. Jadi idealnya kamu hanya perlu menyiraminya seminggu sekali, atau dua minggu sekali.

Umumnya melati gambir digunakan untuk menghias taman karena tekstur bunganya yang halus. Selain itu, berkat sifat obatnya, melati gambir juga digunakan sebagai tonik, ekspektoran, obat penenang, dan minyak yang diekstrak dari bunga.

2. Melati Musim Dingin (Jasminum nudiflorum)

Melati Musim Dingin (Jasminum nudiflorum)
Sumber gambar: wanita22.com

Lebih dikenal sebagai melati kuning, melati jenis ini adalah spesies keluarga semak dari Oleaceae, yang berasal dari pegunungan Tibet. Bunga ini juga biasa disebut melati dari Saint Joseph.

Melati musim dingin sangat mudah untuk dibedakan dengan spesies lainnya karena memiliki beberapa bunga indah berwarna kuning pekat. Selain itu, bunga melati musim dingin juga tidak memiliki aroma khas.

3. Melati Bintang (Trachelospermum jasminoides)

Melati Bintang (Trachelospermum jasminoides)
Sumber gambar: alamendah.org

Melati bintang berasal dari Asia Tenggara dan Asia Timur. Bunga ini juga biasa disebut sebagai melati selatan dan melati bintang cina. Jenis melati ini memiliki bunga putih atau kuning yang dibentuk oleh lima kelopak dalam bentuk heliks (spiral) tertentu.

Bunga ini memiliki aroma yang wangi. Aromanya dapat memenuhi ruang di sekitarnya tempat ia ditanam. Biasanya, melati bintang digunakan untuk menutupi dinding, pagar, portal, dan ruang lain yang ingin dihias.

Bunga Melati Indonesia

Bunga Melati Indonesia
Sumber gambar: okezone.com

Di benua Asia, melati adalah tanaman yang penting. Bahkan di Indonesia, Filipina dan Pakistan bunga melati merupakan bunga nasional. Bagi orang Indonesia, melati berarti kemurnian dan keindahan feminin.

Melati yang paling banyak tumbuh dan dikenal di Indonesia adalah jenis melati putih. Bunga ini juga biasa disebut sebagai melati arab. Nama latin melati putih adalah Jasminum sambac. Bunga ini memiliki julukan puspa bangsa.

Dalam upacara pernikahan, terutama pernikahan adat jawa, melati putih menjadi bunga identik dan khas untuk digunakan oleh calon pengantin sebagai riasan di kepala. Tanaman ini banyak dibudidayakan di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Jenis yang paling banyak dibudidayakan adalah melati putih (J. sambac) dan melati gambir (J. officinale). Bahkan, di Kabupaten Tegal, bunga melati merupakan salah satu komoditas ekspor andalan.

Selain memiliki nilai ekonomi yang baik, bunga melati juga dapat menghasilkan minyak atsiri yang digunakan sebagai bahan baku dalam berbagai industri seperti kosmetik, farmasi, parfum, sabun, dan aroma terapi.

Bunga Melati Jepang

Bunga Melati Jepang
Sumber gambar: tokopedia.com

Bunga melati jepang memiliki nama latin Pseuderanthemum reticulatum. Disebut dengan nama tambahan jepang karena melati spesies ini banyak tumbuh di negara yang terkenal dengan bunga sakuranya tersebut.

Tanaman hias yang satu ini termasuk dalam kategori tanaman semak. Selain bunga melati putih yang dikenal sebagai puspa bangsa, spesies lain dari melati yang juga banyak dikenal dan tumbuh di Indonesia adalah melati jepang ini.

Pohon dari tanaman ini berukuran kecil dan memiliki bunga yang berukuran hampir sama dengan melati putih. Perbedaan yang paling mencolok dari melati putih dan melati jepang adalah warna bunganya.

Melatih putih memiliki kelopak bunga yang seluruh bagiannya berwarna putih. Sedangkan melati jepang memiliki kelopak bunga yang berwarna putih serta ungu di bagian tengahnya. Sayangnya, melati jepang tidak memiliki aroma yang sekuat melati putih.

Habitat Bunga Melati

Habitat untuk spesies melati satu dengan yang lain berbeda. Namun, umumnya tanaman melati tumbuh di daerah yang beriklim tropis dengan ketinggian 10 hingga 1.600 mdpl. Daerah tersebut mendapatkan sinar matahari yang cukup sehingga melati dapat tumbuh dengan baik.

Meskipun begitu, kamu tidak perlu khawatir karena tanaman melati memiliki daya adaptasi yang baik sehingga dapat ditanam di manapun dan dalam kondisi cuaca apapun.

Manfaat Bunga Melati

Bunga melati dapat diolah menjadi berbagai macam hal yang bermanfaat bagi kesehatan. Salah satu hasil olahannya, yaitu teh melati. Teh melati telah diminum di Asia Tenggara selama beberapa generasi.

Teh melati ini memiliki banyak khasiat bagi kesehatan seperti menurunkan kolesterol, meningkatkan sirkulasi darah, dan mencegah pembekuan darah yang menyebabkan strok. Selain itu, beberapa manfaat lainnya yang dapat kamu peroleh dengan meminum teh melati, yaitu sebagai berikut.

1. Menghilangkan stres dan ketegangan

Efek menenangkan dari teh hijau, dikombinasikan dengan aroma melati, sangat efektif dalam melawan stres. Teh ini dapat mengurangi rasa ketegangan serta gejala yang tidak menyenangkan seperti sakit kepala dan nyeri otot.

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa aroma melati dapat menurunkan detak jantung dan karenanya memiliki efek menenangkan pada indera.

Teh melati juga biasa digunakan untuk mengobati sakit kepala dan batuk. Rasa dan aroma teh melati menyenangkan dan manis tetapi agak asam, sehingga kamu tidak disarankan untuk mengonsumsinya dalam keadaan perut kosong untuk menghindari perut mulas.

2. Dapat mengurangi risiko kanker

Teh melati kaya akan antioksidan sehingga dapat melawan radikal bebas yang menumpuk di tubuh. Radikal bebas berbahaya bagi manusia dan dapat mempercepat proses penuaan. Radikal bebas juga berperan dalam perkembangan sel kanker dalam tubuh.

Hal ini berarti mengurangi radikal bebas juga akan mengurangi risiko terkena kanker. Antioksidan juga penting untuk memperlambat proses penuaan.

3. Membantu penurunan berat badan

Berbagai penelitian telah menemukan hubungan antara konsumsi teh melati dan pengurangan sel lemak dalam tubuh. Sehingga hal ini menjadi berita bagus bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan secepat mungkin.

4. Melawan bakteri

Selain melawan bakteri berbahaya, teh melati juga membantu membangun bakteri baik. Bakteri ini mendukung tubuhmu dalam berbagai tugas penting seperti pencernaan dan membantu mencegah penyakit seperti diare, penyakit lambung seperti kolera, dan bisul.

5. Mengatur sirkulasi darah

Minum teh melati memiliki efek positif pada sirkulasi darah. Oleh karena itu, teh melati sangat cocok untuk mencegah berbagai penyakit, seperti pembekuan darah, kalsifikasi arteri, kerusakan otak, trombosis, tekanan darah tinggi, dan strok.

6. Mengatur produksi insulin

Diyakini bahwa minum teh melati mengurangi risiko diabetes. Konsumsi teh ini mengatur kadar gula dan produksi insulin dalam tubuh, yang sangat penting bagi penderita diabetes.

Selain diolah menjadi teh melati, bunga melati juga dapat diolah untuk menghasilkan minyak atsiri. Minyak ini memiliki manfaat antidepresan, antiseptik, antispadomik, relaksasi, antiinflamasi, dan penguat hasrat seksual.

Setelah mengetahui beberapa manfaat bunga melati di atas, kamu pasti bertanya-tanya bagaimana cara pengolahan bunga melati untuk pengobatan tradisional, bukan? Nah, berikut ini adalah beberapa cara pengolahan bunga melati untuk berbagai macam masalah kesehatan.

  • Sakit Mata

Jika kamu mengalami mata merah karena iritasi, kamu dapat menggunakan bunga melati untuk menyembuhkannya. Hal yang perlu kamu siapkan hanyalah segenggam daun melati yang telah ditumbuk halus.
Kemudian, tempelkan daun melati tersebut di atas mata. Jika sudah kering, ganti dengan tumbukan daun melati yang baru.

  • Mengurangi ASI Berlebihan

Beberapa ibu menyusui mungkin mengalami kendala ASI keluar terlalu berlebihan. Cara untuk mengatasi hal ini bisa menggunakan ramuan bunga melati.
Caranya, tumbuk halus daun melati dan tempelkan pada sekitar buah dada. Lakukanlah hal ini setiap pagi sebelum mandi.

Bunga melati adalah tanaman yang indah dengan aroma memabukkan. Ada lebih dari 300 spesies bunga melati. Beberapa cocok untuk tumbuh dalam pot dan di dalam ruangan, sementara yang lain tumbuh jauh lebih baik jika mereka berada di luar ruangan.

Dalam bahasa bunga, Jasmine (nama bunga melati dalam bahasa inggris) melambangkan kesucian dan keanggunan. Bunganya menunjukkan kemegahan maksimal pada malam hari, sehingga ada beberapa julukan umum untuk melati seperti “ratu malam” dan “cahaya rembulan di hutan”.

Selain dikagumi karena keindahannya, bunga melati juga dikagumi karena berbagai manfaat positifnya dalam bidang kesehatan maupun kecantikan. Itulah fakta-fakta bunga melati yang merupakan bunga nasional Indonesia. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan