Cara Memelihara Burung Lovebird agar Indah dan Berkicau Merdu

Hingga sekarang, lovebird masih menduduki peringkat pertama sebagai burung yang paling banyak dibudidayakan dan dilombakan. Hal ini disebabkan burung lovebird memiliki warna bulu yang indah, kicauan yang merdu, dan banyak sekali variannya.

Jenis-Jenis Burung Lovebird dan Ciri-Cirinya

Burung lovebird tergolong jenis burung yang banyak sekali jenisnya. Sampai sekarang, ada puluhan jenis lovebird yang ada di pasaran. Jenis-jenis lovebird ini kebanyakan diberi nama sesuai variasi warna bulunya.

1. Lovebird Topeng

Lovebird Topeng

hobiburung.org

Warna bulu lovebird topeng sangat unik. Bulu wajahnya berwarna hitam dengan garis putih pada bagian mata dan merah pada paruhnya. Kombinasi ini membuat muka lovebird terlihat seperti memakai topeng. Itulah sebabnya, jenis ini diberi nama lovebird topeng.

Bulu tubuh lovebird topeng atau Argopornis personata ini didominasi warna hijau tua di bagian atas dan hijau muda pada bagian bawahnya. Leher lovebird topeng berwarna kuning cerah, sedangkan sayapnya berwarna hitam.

2. Lovebird Nyasa

burung love bird nyasa

catatan-burung.blogspot.com

Lovebird nyasa memiliki kombinasi warna bulu yang serupa dengan lovebird muka salem, tetapi lebih cerah lebih terang dan terdapat garis putih di sekitar mata serta pangkal paruhnya. Ujung sayapnya yang hitam membuat burung bernama latin Argopornis lilianae ini semakin indah.

3. Lovebird Pipi Hitam

burung love bird pipi hitam

catatan-burung.blogspot.com

Lovebird yang satu ini memiliki banyak warna dengan dominasi warna hijau tua di bagaian atas dan hijau muda di bagian bawah. Ciri khas burung bernama latin Agropornis nigrigenis ini adalah bagian pipi dan lingkaran matanya berwarna hitam serta leher bawah berwarna kuning.

4. Lovebird Fischer

burung Lovebird Fischer

catatan-burung.blogspot.com

Lovebird fischer termasuk jenis yang paling indah sehingga sangat banyak yang menggemarinya. Paruhnya berwarna merah terang dengan lingkaran putih di pangkalnya. Lingkaran putih juga terdapat di sekitar matanya.
Bulu kepala lovebird fischer (Argopornis fischeri) berwarna oranye terang, sedangkan bulu lehernya berwarna kuning. Kecantikan burung ini semakin tampak dengan bulu tubuh dan sayap yang didominasi warna hijau cerah.

5. Lovebird Abisinia

burung Lovebird Abisinia

thegorbalsla. com

Meskipun sama-sama memiliki bulu tubuh berwarna hijau tua, paruh merah, dan sayap berwarna hitam, lovebird abisinia jantan dan betina sedikit berbeda. Lovebird abisinia atau Argopornis taranta jantan memiliki warna merah pada bagian keningnya.

6. Lovebird Madagaskar

burung Lovebird Madagaskar

burungmaster.com

Jika dilihat dari arah depan, lovebird madagaskar memiliki warna dominan putih salju dari kepala hingga lehernya. Bahkan, paruhnya pun berwarna putih. Hanya bagian matanya saja yang berwarna hitam.

Sementara itu, jika dilihat dari belakang, warna bulu lovebird madagaskar yang bernama latin Agrapornis cana ini cenderung lebih gelap. Bulu sayapnya berwarna hitam dan ekornya berwarna hijau tua yang bercampur hitam.

Kombinasi warna yang menarik juga terdapat pada bagian tubuh lovebird. Bagian punggungnya berwarna hijau tua, sedangkan bulu-bulu di perutnya berwarna hijau pupus. Kesemuanya menghasilkan perpaduan yang sangat indah sehingga burung ini sangat menarik untuk dimiliki.

7. Lovebird Muka Merah

burung Lovebird Muka Merah

jalaksuren.net

Agrapornis pullaria atau lovebird muka merah dinamakan sesuai warna bagian mukanya yang berwarna merah terang. Dengan paruh berwarna oranye dan bulu tubuh hijau terang, burung ini memang tampak cerah, meskipun bagian sayapnya berwarna hitam.

8. Lovebird Muka Kerah Hitam

 

Lovebird muka kerah adalah nama lokal untuk Agrapornis swinderniana yang berasal dari daratan Afrika. Meski memiliki banyak warna, bulu burung ini didominasi warna hijau. Sesuai namanya, ciri khas burung ini adalah warna hitam di bagian tengkuk yang menyerupai kerah.

Bagian kepala dan tubuh bawah lovebird kerah hitam sedikit pucat, sayapnya hijau, sedangkan punggung dan tunggirnya berwarna biru. Bagian paling indah burung ini ada pada ekornya yang memiliki tiga warna: hijau di ujung, sedikit hitam di tengah, dan merah pada pangkalnya.

Meskipun memiliki kombinasi bulu yang sangat cantik, lovebird kerah hitam memiliki sifat pemalu. Proses penangkarannya pun cukup sulit karena memiliki jenis makanan yang berbeda dari jenis lainnya, yaitu daging ara tertentu yang sangat sulit didapat.

9. Lovebird Muka Pastel Biru

burung Lovebird Muka Pastel Biru

burungcantik.com

Penyuka warna biru pasti akan jatuh cinta pada burung ini. Komposisi warna bulu sayapnya sangat indah, terdiri dari putih, abu-abu, dan biru dengan ujung sayap berwarna putih kusam. Bagian tubuh bawahnya tak kalah cantik dengan warna biru muda, mulai dari dada hingga ekor.

Paruh lovebird muka pastel biru berwarna oranye, kepalanya berwarna abu-abu tua dan semakin memudar ke arah leher menjadi abu-abu muda. Bola matanya dikelilingi bulu yang membentuk lingkaran berwarna putih.

10. Lovebird Biola

burung Lovebird Biola

burungcantik.com

Inilah salah satu jenis lovebird termahal. Tubuhnya didominasi warna hijau dengan kepala dan paruh berwarna oranye. Matanya yang hitam dikelilingi warna putih. Ekornya terdiri dari beberapa warna, seperti oranye, hijau, dan kuning, sedangkan ujung sayapnya berwarna hitam.

Cara Memelihara Burung Lovebird

Warna-warni bulu yang indah serta kicauannya yang unik dan merdu membuat lovebird sangat digandrungi para pecinta burung.

Namun, kamu juga harus tahu cara tepat merawat si burung cinta ini. Meskipun relatif mudah, ada beberapa hal yang patut diperhatikan, yaitu sebagai berikut.

1. Menyiapkan Kandang

Langkah pertama yang harus kamu lakukan sebelum memelihara lovebird adalah menyiapkan sangkar yang sesuai. Pastikan ukurannya cukup luas, mudah dibuka untuk dibersihkan, dan terbuat dari bahan yang aman sehingga burung terhindar dari risiko terluka.

Jangan lupa untuk menyediakan tempat makan dan minum. Kandang harus dibersihkan secara rutin dan gunakan alas yang mudah diganti. Yang tidak kalah penting, tempatkan kandang burung di area yang aman dari berbagai gangguan yang bisa mengakibatkan lovebird stres.

2. Membedakan Jenis Kelamin

Pada umumnya, lovebird jantan memiliki kepala, tubuh, dan paruh yang ukurannya lebih kecil daripada betina. Kaki lovebird jantan lebih rapat dan ekornya berbentuk huruf “V”. Dari segi karakter, lovebird jantan lebih agresif dan ngekek-nya lebih panjang.

Sebaliknya, lovebird betina memiliki ciri bentuk kepalanya besar dan menonjol ke atas, sementara ekornya berbentuk huruf “U”. Lovebird betina sering bertengger dengan posisi kaki melebar, sifatnya lebih tenang, dan ngekek-nya tidak terlalu panjang.

3. Memberikan Pakan

Apa pun hewan piaraan yang kamu pilih, pakan adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan, termasuk lovebird. Kamu harus tahu persis jenis, jumlah, dan waktu yang tepat untuk memberikan pakan kepada lovebird karena memengaruhi pertumbuhan dan kicauannya.

Pakan yang biasa diberikan dan disukai lovebird adalah dari jenis biji- bijian, seperti milet putih, milet merah, kuaci, pelet, biji bunga matahari, biji sawi, juwawut, biji kenari, dan oat. Pakan ini sebaiknya diberikan secara bergantian.

Agar kicauannya bagus, kamu bisa memberikan buah dan sayuran dua kali seminggu. Lovebird sangat suka apel merah, tetapi awas, jangan sampai bijinya termakan karena mengandung racun sianida. Untuk jenis sayuran, kamu bisa memberikan jagung muda, taoge, dan kangkung.

Untuk anakan, berikan pakan khusus karena akan mendukung pertumbuhannya. Namun, jika sulit mendapatkannya, kamu bisa menggantinya dengan bubur bayi instan yang dicampur air hangat. Berikan juga tambahan multivitamin agar burung tak mudah sakit.

Pakan yang tidak boleh diberikan adalah alpukat, cokelat, dan bawang putih. Alpukat mengandung zat persin yang bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah, cokelat akan mengganggu fungsi saraf lovebird, dan bawang putih bisa merusak sel darah merah.

4. Memandikan Lovebird

Selain untuk menjaga kebersihan tubuhnya agar terhindar dari penyakit, memandikan lovebird juga memiliki manfaat lain. Memandikan lovebird secara teratur akan meningkatkan stamina dan membuat burung jadi lebih rajin berkicau.

Lovebird harus dimandikan hingga basah kuyup, dengan cara berikut ini.

  • Sekitar pukul tujuh pagi, semprot burung hingga basah menggunakan sprayer.
  • Pegang burung sambil diusap lembut dengan air.
  • Jemur burung sampai pukul sepuluh pagi dan angin-anginkan sekitar 10 menit.
  • Semprot kembali tubuh lovebird hingga basah kuyup dan jemur sampai pukul dua belas siang, kemudian gantang di tempat teduh.
  • Sekitar pukul enam sore, semprot kembali bagian dada lovebird hingga agak basah, lalu segera sarungi kandangnya.

Untuk burung berusia 3 bulan, sebelum dimandikan, embunkan burung dengan cara membuka sarung (kerodong) kandang sekitar pukul 5 pagi. Gantang burung di tempat terbuka, misalnya di teras rumah. Setelah mendapat sinar matahari selama 15 menit, barulah burung dimandikan.

5. Mengatasi Lovebird Ngeruji

Ngeruji adalah kebiasaan buruk lovebird untuk menempel di dinding atau jeruji sangkar dan malas untuk bertengger di tempat yang sudah disiapkan. Biasanya, tingkah ngeruji ini muncul saat burung mengalami birahi berlebihan. Untuk mengatasinya, lakukan cara berikut.

  • Hentikan pemberian kangkung, kuaci, jagung muda, dan sawi, cukup berikan milet putih dan air. Dengan cara ini, kadar protein akan turun dan otomatis menurunkan birahi.
  • Kawinkan lovebird dengan cara mencarikan pasangan yang berusia minimal 8 bulan.
  • Ubah posisi tangkringan atau tenggeran dari tengah ke dekat jeruji sangkar. Kamu juga bisa membuat 4 buah tangkringan dengan posisi saling berhadapan.

6. Merawat Lovebird Mabung

Mabung adalah proses ketika bulu burung lovebird rontok untuk kemudian tumbuh bulu yang baru. Pada masa ini, lovebird harus dirawat secara ekstra agar bulu tidak rusak, dengan cara berikut ini.

  • Selama proses mabung, metabolisme lovebird meningkat 40% sehingga pakan harus berkualitas dan porsinya diperbanyak. Tambahkan kacang hijau, kuaci, biji fumayin, dan sayur serta buah segar.
  • Tempatkan sangkar di area sepi dan lebih sering dikerodong.
  • Memandikan lovebird cukup dilakukan 1 kali seminggu, tetapi tetap dijemur setiap hari selama 30 menit.
  • Hindarkan burung bertemu dengan lovebird lainnya karena proses mabung akan terganggu akibat gangguan hormon.

7. Melakukan Pemasteran Kicauan

Kemampuan berkicau dengan irama lagu adalah salah satu daya tarik lovebird. Karena itu, dalam proses pemasteran, jangan hanya memilih suara yang bagus dan unik. Sebaiknya, variasikan dengan jenis suara lainnya.

Sesuaikan irama lagu dan frekuensi antara suara master dengan suara lovebird agar kicauannya tidak fals. Ikuti terus lagu yang sedang banyak digunakan dan variasikan juga dengan suara lain, baik dalam hal kecepatan, cengkok, maupun alunan.

8. Menjodohkan Lovebird

Nama lovebird atau burung cinta diberikan karena sifat burung ini adalah setia dengan satu pasangan seumur hidupnya. Untuk itu, saat menjodohkan, pilihlah pasangan yang benar-benar berkualitas.

Cara melakukan penjodohan love bird adalah dengan mendekatkan sangkar jantan dan betina selama 3–7 hari. Lakukan saat burung sedang dalam masa birahi, yang diketahui dari kicauannya yang kencang, burung jantan sering merunduk, membuka sayap, dan ekornya naik-turun.

Jika tanda-tanda tersebut sudah tampak, segera satukan keduanya dalam satu sangkar dan perhatikan tingkah laku keduanya. Jika lovebird jantan dan betina saling mengejar, hal itu menandakan mereka tidak cocok. Segera carikan pasangan yang lain.

9. Bertelur dan Mengeram

Jika lovebird saling cocok, mereka akan masuk ke glodok untuk kawin dan kemudian bertelur. Jadi, jangan lupa untuk menyiapkan glodok di dalam sangkar saat menjodohkan lovebird. Tambahkan alas pada glodok dari ranting kecil, tangkai daun, dan kulit jagung kering.

Sekali bertelur, lovebird akan menghasilkan 4–6 butir telur. Induk lovebird akan mengeraminya selama 21–23 hari sampai telur menetas dan hingga 3 hari setelah menetas. Waktu penetasan sendiri akan berlangsung selama 24 jam.

Namun, pada saat pertama kali, tidak semua telur akan menetas. Masa produktif baru akan terjadi ketika lovebird betina bertelur yang kedua kali dan seterusnya. Telur yang tidak menetas juga bisa disebabkan induknya terlalu muda, sangkar kurang bersih, atau kekurangan nutrisi.

Jenis-Jenis Makanan Burung Lovebird dan Khasiatnya

1. Milet Merah dan Putih

Sebenarnya, milet merah maupun putih adalah makanan kesukaan semua burung kicau. Jenis pakan ini sangat disarankan untuk diberikan kepada burung lovebird. Selain merupakan makanan favorit lovebird, milet merah dan putih menjadi juga memiliki banyak khasiat.

Milet merah dan putih sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh lovebird sehingga tidak mudah sakit.

Selain itu, meski belum dibuktikan melalui penelitian, milet dipercaya dapat membuat lovebird lebih cepat gacor.

Waktu terbaik untuk memberikan pakan milet kepada lovebird adalah setiap hari di waktu pagi dan sore hari.

Namun, agar burung cepat gacor, selain pemberian pakan, kamu juga harus memberikan perawatan intensif dan latihan teratur.

2. Jagung Manis

Jagung manis mengandung vitamin B, vitamin C, asam folat, dan beta karoten. Manfaat jagung manis untuk untuk lovebird adalah untuk menjaga kesehatan mata. Sebelum diberikan, jagung harus direbus lebih dahulu agar lebih mudah dimakan dan diserap oleh lovebird.

3. Biji Oat

Bukan hanya untuk manusia, ternyata biji oat yang kaya karbohidrat, kalori, dan protein juga bermanfaat untuk lovebird. Khasiat biji oat untuk lovebird adalah membuatnya lebih aktif, sehat, dan mempercepat proses mabung (bulu rontok dan berganti dengan yang baru).

Kamu bisa memberikan pakan biji oat kepada lovebird setiap hari. Namun, karena bukan makanan pokok, cukup berikan 3 kali seminggu sehingga pakan lovebird menjadi lebih bervariasi. Berikan biji oat sejak lovebird masih berupa anakan agar terbiasa dengan menu ini.

4. Apel Merah

Lovebird termasuk jenis burung yang sangat menyukai sayuran dan buah-buahan. Salah satu jenis buah yang sangat disukai lovebird adalah buah apel merah yang kandungannya lebih baik dibanding apel hijau.

Untuk menjaga keamanan lovebird, apel merah harus dicuci lebih dahulu hingga benar-benar bersih. Tujuannya adalah buah apel merah steril dan terbebas dari zat yang berbahaya, seperti pestisida dan lainnya.

5. Biji Kenari

Dahulu, biji kenari hanya diberikan untuk burung kenari. Namun, dalam perkembangannya, biji kenari juga diberikan untuk jenis burung lain, termasuk lovebird. Khasiat biji kenari sangat baik untuk burung kicau karena juga membuat lovebird menjadi rajin gacor.

Demikianlah ulasan tentang lovebird, si burung cinta bertubuh mungil yang menjadi incaran para pehobi burung. Kamu tak perlu ragu untuk mulai memelihara burung lovebird ini. Bukan tidak mungkin, suatu saat, hobimu bisa berubah menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.

Tinggalkan Balasan