ekonomi mikro dan makro

Mempelajari Ekonomi Mikro dan Makro [Lengkap]

Meskipun dalam ilmu ekonomi terdapat pembagian ilmu ekonomi yang cukup banyak dan luas, secara umum terdapat dua cabang ilmu ekonomi yang terbagi menjadi ekonomi mikro dan makro.

Kedua cabang ilmu teori ekonomi tersebut banyak dipelajari dan memiliki perbedaan. Dalam dunia perkuliahan, kedua pembagian ilmu ini dipelajari secara khusus dan mendetail.

Pengertian Umum Ekonomi Mikro dan Ekonomi Mikro

Ilmu ekonomi merupakan ilmu yang mempelajari mengenai aktivitas penerimaan dan atau penjualan suatu barang atau jasa yang akan ditawarkan dan dijual kepada para konsumen.

Dalam ilmu ekonomi tersebut dipecah lagi menjadi ekonomi makro dan ekonomi mikro yang keduanya memfokuskan pada lingkup aktivitas ekonomi yang dijalankan.

Ekonomi mikro bisa didefinisikan sebagai cabang dari ilmu ekonomi yang membahas aktivitas ekonomi dalam lingkup sempit. Contoh ekonomi mikro bisa dilihat dari pengelolaan keuangan di sebuah perusahaan atau keuangan rumah tangga.  Meskipun begitu, ekonomi mikro tidak selalu berkaitan dengan masalah finansial atau keuangan di sebuah perusahaan ataupun kehidupan rumah tangga.

Sedangkan ekonomi makro didefinisikan sebagai cabang pembahasan dalam ilmu ekonomi mengenai aktivitas ekonomi dalam cakupan wilayah yang lebih luas.  Contoh ekonomi makro bisa dilihat dari angka-angka yang menunjukkan aktivitas neraca keuangan sebuah negara, seperti Indonesia.

Aktivitas ekonomi yang dimaksud meliputi variabel-variabel ekonomi serta perilaku produsen dan konsumen.

Perbedaan Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro

Perbedaan Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro
yuksinau.id

Karena membahas kegiatan ekonomi dengan cakupan bahasan yang berbeda, maka antara ekonomi mikro dan makro memiliki beberapa perbedaan.

Perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro adalah sebagai berikut:

1. Ruang Lingkup

Ruang lingkup ekonomi mikro meliputi permintaan dan penawaran, elastisitas, teori produksi, teori perilaku konsumen, serta pasar dan mekanisme harga.

• Permintaan dan Penawaran

Permintaan yakni barang dan/atau jasa yang diminta konsumen pada waktu dan harga tertentu.

Sedangkan penawaran merupakan barang dan/atau jasa yang ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada waktu dan harga tertentu.

• Elastisitas Permintaan

Elastisitas permintaan merupakan besar kecilnya permintaan suatu produk yang dipengaruhi oleh perubahan harga.

Sedangkan elastisitas penawaran merupakan besar kecilnya penawaran suatu produk yang dipengaruhi oleh perubahan harga.

• Teori Produksi

Teori produksi merupakan landasan yang digunakan untuk menganalisa tingkat produksi dan biaya produksi. Barang dan jasa yang dijual tentu melewati proses produksi.

Agar produksi yang dilakukan bisa maksimal, maka diperlukan pemahaman teori produksi yang mencakup faktor-faktor produksi seperti bahan baku, biaya produksi, tenaga kerja, dan yang lainnya.

• Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen merupakan proses konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, menilai, dan membuang produk dan/atau jasa pasca konsumsi.

• Pasar

Pasar merupakan tempat berlangsungnya aktivitas jual beli. Pasar erat kaitannya dengan teori distribusi, yakni pembahasan mengenai aspek-aspek pemasaran atau penyaluran barang dan/atau jasa.

• Mekanisme Harga

Mekanisme harga merupakan perubahan harga karena kondisi tertentu yang bersifat fleksibel. Penentuan sebuah harga didasarkan pada tingkat penawaran serta permintaan konsumen terhadap barang dan/atau jasa.

Sedangkan ruang lingkup ekonomi makro mencakup pengeluaran dan pendapatan, pengangguran, inflasi dan deflasi.

• Pengeluaran (Output) dan Pendapatan (Input)

Pengeluaran merupakan besarnya biaya yang dikeluarkan untuk melakukan produksi barang dan/atau jasa. Pengeluaran dalam cakupan ekonomi makro tentu bukanlah pembahasan pengeluaran suatu perusahaan dalam skala kecil, melainkan pengeluaran sebuah negara.

Output menjadi cerminan pendapatan yang nanti akan didapatkan. Sedangkan pendapatan merupakan besarnya biaya masuk yang didapatkan dari proses penjualan barang dan/atau jasa.

• Pengangguran

Pengangguran merupakan kondisi seseorang tidak memiliki penghasilan atau tidak bekerja. Pengangguran berkaitan erat dengan beban suatu negara. Apabila jumlah pengangguran dalam suatu negara terlalu banyak, maka akan menjadi beban berat bagi suatu negara karena mengalami pertumbuhan ekonomi yang lambat dan terhambat.

• Inflasi dan Deflasi

Inflasi merupakan kenaikan harga yang berlangsung secara terus menerus sebagai akibat adanya mekanisme pasar karena beberapa faktor. Sedangkan deflasi merupakan penurunan harga dalam suatu periode yang berakibat bertambahnya nilai mata uang.

Baik inflasi maupun deflasi yang terlalu drastis akan menyebabkan adanya krisis perekonomian yang besar.

Untuk itu baik inflasi maupun deflasi sangat penting dikendalikan untuk menstabilkan harga-harga di suatu negara.

Untuk menstabilkan tersebut diperlukan suatu kebijakan moneter yang dapat berupa penaikan tingkat suku bunga, pengendalian jumlah uang yang beredar, atau hal lainnya.

2. Harga Komoditas Barang

Dalam ekonomi mikro, komoditas barang meliputi barang konsumsi sehari-hari meliputi sandang dan pangan sehingga memiliki indeks kecil.

Sedangkan dalam ekonomi makro karena cakupannya meliputi berbagai negara, maka komoditas barang yang diperjualbelikan memiliki indeks lebih besar.

3. Fungsi dan Manfaat

Fungsi dan manfaat yang dimiliki ekonomi mikro dan makro pun memiliki perbedaan masing-masing. Dalam ekonomi mikro, manfaat yang dimiliki yakni agar dapat menentukan besarnya harga dari sebuah produk.

Sedangkan dalam ekonomi makro, fungsi dan manfaat dititikberatkan kepada stabilitas agar penyelesaian masalah ekonomi dapat dilakukan.

4. Tujuan Analisis

Perbedaan yang terdapat pada ekonomi mikro dan ekonomi makro yang terakhir adalah tujuan analisis yang dimiliki keduanya.

Tujuan yang ingin dicapai dalam ekonomi mikro yakni sebagai cara memperoleh keuntungan yang diharapkan yakni dengan pengalokasian sumber daya yang tepat.

Untuk tujuan ekonomi makro dalam cakupan luas, tujuan berfokus pada aktivitas ekonomi yang memengaruhi segala hal dalam skala nasional dan internasional.

Hubungan Ekonomi Mikro dan Makro

Meskipun memiliki beberapa perbedaan, antara ekonomi mikro dan ekonomi makro juga saling berhubungan.

Adanya perubahan dalam ekonomi makro akan memberikan dampak berupa perubahan pada ekonomi mikro.

Hal tersebut bisa dirasakan dalam contoh manakala harga minyak dunia naik, maka harga-harga kebutuhan pokok pun turut melonjak.

Manfaat Mempelajari Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro

Suatu ilmu yang dipelajari pasti memberikan manfaat bagi yang mempelajarinya, termasuk mempelajari ekonomi mikro dan ekonomi makro. Dengan mempelajari ekonomi mikro dan makro seseorang dapat memperoleh manfaat seperti:

  • Manfaat mempelajari ekonomi mikro lebih kepada bagaimana menggunakan sumber daya dengan efisien dan efektif. Dengan mempelajari ekonomi mikro dapat mengetahui penghematan sumber daya yang terbatas, dan mengetahui bagaimana cara meraih kepuasan tertinggi dalam pemanfaatan sumber daya yang terbatas.
  • Manfaat mempelajari ekonomi makro antara lain dapat tahu mengenai pendapatan nasional, neraca pembayaran nasional , dan bagaimana pertumbuhan ekonomi dalam skala nasional.

Contoh Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro

Contoh ekonomi mikro dan makro yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut.

1. Contoh ekonomi mikro

  • Perilaku konsumen
  • Perilaku produsen
  • Penawaran
  • Permintaan
  • Investasi individu
  • Biaya
  • Penetapan harga tertinggi
  • Penetapan harga pasar
  • Distribusi barang dan jasa
  • Laba perusahaan
  • Rugi perusahaan
  • Monopoli pasar
  • Gaji karyawan
  • Pembangunan infrastruktur
  • Stok dan persediaan barang dan jasa

2. Contoh ekonomi makro

  • Pertumbuhan ekonomi
  • Tingkat pengangguran
  • Pendapatan nasional
  • Kesempatan
  • Inflasi
  • Deflasi
  • Kerja sama antarnegara di dunia
  • Kebijakan ekonomi
  • Organisasi ekonomi internasional
  • Pendapatan per kapita
  • Ekspor
  • Impor
  • Investasi pemerintahan
  • Siklus ekonomi
  • Neraca pembayaran

Membahas ekonomi mikro dan makro tentu tidak bisa sepotong-sepotong karena keduanya berkaitan. Ekonomi mikro menjadi cikal bakal ekonomi makro.

Tinggalkan Balasan