Prinsip Geografi

Ilmu Geografi merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang gejala fisik serta fenomena yang terjadi pada manusia dan juga bumi. Di dalam ilmu Geografi juga terdapat banyak cabang dan juga ruang lingkup yang berdasakan pada aspek tertentu.

Dalam ilmu geografi, juga terdapat empat prinsip geografi yang meliputi meliputi prinsip penyebaran, prinsip interrelasi, prinsip deskripsi, dan prinsip korologi. Berikut ini akan dijelaskan mengenai empat prinsip Geografi beserta contohnya masing-masing.

Inilah 4 Prinsip Geografi

Inilah 4 Prinsip Geografi

Secara umum, terdapat 4 prinsip geografi sebagaimana yang diungkapkan Nursid Sumaatmadja dalam bukunya yang berjudul Studi Geografi, Suatu Pendekatan dan Analisa keruangan (1988), meliputi prinsip penyebaran, prinsip interrelasi, prinsp deskripsi, dan prinsip korologi.

Tentunya, dengan mempelajari 4 prinsip tersebut, kita semua dapat menganalisis fenomena yang terjadi pada permukaan bumi dengan cara yang sangat mudah.

Berikut ini merupakan penjelasan yang sangat komprehensif mengenai prinsip-prinsip geografi beserta contohnya.

Prinsip Distribusi atau Penyebaran (Spreading Principle)

Prinsip distribusi atau penyebaran merupakan salah satu dari empat prinsip ilmu geografi. Biasanya, prinsip penyebaran ini digunakan untuk menjelaskan seperti apa bentuk gejala dan juga fakta geografi yang terdapat dalam peta. Selain itu, dalam prinsip ini akan di ungkapkan mengenai hubungan antara gejala geografi yang satu dengan yang lainnya.

Hal ini penting untuk dilakukan karena penyebaran gejala dan juga fakta geografi tidak merata antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lain. Dalam penelitian ini, prinsip penyebaran digunakan untuk mengetahui persebaran fasilitas pendidikan yang ada.

Tujuan lain adanya prinsip penyabaran adalah untuk mengungkapkan hubungan antara fenomena yang satu dengan fenomena yang lain secara menyeluruh dan merata.

Selain itu, manfaat adanya prinsip penyebaan ini yaitu untuk dapat meramalkan keadaan dimasa yang akan datang. Seperti contoh proses penyebaran potensi air yang berbeda-beda dari wilayah yang satu dengan wilyah yanga lainnya.

Prinsip Interelasi atau Keterkaitan (Interrelationship Principle)

Prinsip interelasi atau istilah lainnya adalah keterkaitan. Di sini, prinsip interrelasi digunakan untuk menganalisis bagaimana hubungan antara gejala fisik dan gejala non fisik. Prinsip interrelasi, dapat digunakan untuk mengungkapkan seperti apa gejala dan juga fakta Geografi pada wilayah tertentu.

Adapun fungsi lain dari prinsip interelasi ini adalah untuk menelaah hubungan yang sebelumnya telah terkait, yakni antara suatu gejala dengan gejala yang lainnya dalam satu ruang. Sebab, didalam prinsip ini tujuan utamanya adalah untuk menguraikan hubungan yang ada dalam suatu ruang.

Adanya keterkaitan antara manusia dan juga alam adalah berdampak pada dibutuhkannya prinsip keterkaitan atau istilah lainnya adalah hubungan sebab dan akibat. Selain itu, prinsip interrelasi ini juga dapat terjadi pada antara alam dengan alam, antara manusia dengan alam, dan juga antara menusia dengan manusia.

Prinsip Deskripsi atau Penggambaran (Descriptive Principle)

Prinsip diskripstif atau istilah lain menyebutnya prinsip penggambaran adalah prinsip geografi yang selanjutnya akan kita bahas. Disini, prinsip deskripsi dalam ilmu geografi dapat digunakan sebagai gambaran lebih jauh lagi tentang gejala dan juga masalah geografi yang akan dianalisis.

Prinsip deskripsi, tidak hanya menggambarkan deskripsi dalam bentuk peta saja, tetapi juga menampilkan dalam bentuk diagram, taben, dan juga grafik. Prinsip deskripsi yang digunakan dalam penelitian, bertujuan untuk merepresentasikan data dalam bentuk tabel klasifikasi, dan juga peta.

Adapun fungsi dari prinsip deskripsi ini adalah digunakan sebagai penjelasan yang lebih mendalam lagi, serta untuk memberiakan karakteristik yang spesifik menngenai gejala-gejala geografi. Geografi yang menganut prinsip ini ditunjukan untuk mengambarkan seperti apa fenomena geosfer.

Tentu hal ini memerlukan adanya prinsip deskripsi yang kemudian disajikan melalui gambar, tulisan, tabel, grafik, yang didasarkan atas fakta dan realita yang ada. Seperti pembuatan tabel angka jumlah pengangguran di provinsi jawa barat.

Prinsip Korologi atau Keruangan (Chorological Principle)

Prinsip korologi  juga biasa disebut dengan istililah prinsip keruangan. Dengan menggunakan prinsip ini, kita akan dapat menganalisis gejala, fakta, dan masalah geografi ditinjau dari penyebaran, interrelasi, dan juga interaksinya dalam ruang.

Prinsip ini merupakan gabungan dari tiga prinsip geografi yang telah disebutkan diatas, yakni prinsip penyebaran, prinsip interrelasi dan prinsp deskripsi.

Adapun fungsi dari prinsip korologi adalah untuk mencari gejala, permasalahan, maupun fakta yang terdapat pada suatu tempat. Prinsip ini juga termasuk dalam ciri-ciri geografi modern.

Contoh Soal Prinsip Geografi

Contoh Soal Prinsip Geografi

Contoh Prinsip Penyebaran

Sebagaimana kita ketahui bersama bahawa, persebaran flora dan fauna di Indonesia ini tidak sama antara daerah yang satu dangan daerah yang lainnya. Tentu hal ini menunjukan bahwasanya terdapat implementasi dari prinsip distribusi di Indonesia.

Contoh selanjutnya adalah persebaran potensi air yang berbeda-beda antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya, baik itu di Indonesia maupun di negara manapun dibelahan dunia.

Hal ini berdampak terhadap potensi tanah yang dalammenghasil tanaman yang berkualitas. Selain itu juga akan berdampak pada ketimpangan, yakni ada daerah yang mudah ditanami, namun ada yang sebaliknya.

Contoh Prinsip Interrelasi

Contoh dari prinsip interrelasi adalah terjadinya fenomena banjir bandang akibat dari penebangan hutan secara liar di wilayah hutan Hulu. Fenomena ini menjukan bahwa terdapat prinsip interrelasi yakni berupa gejala sosial masyarakat dengan dampak yang terjadi atau gejala fisik.

Artinya, terdapat keterkaitan yang sangat erat antara perbuatan atau aktifitas yang telah dilakukan manusia, yang kemudian bedampak pada terjadinya banjir bandang dan juga kerusakan lingkungan alam yang terjadi.

Contoh Prinsip Deskripsi

Contoh dari prinsip deskripsi adalah pendeskripsian suatu data menggunakan tabel, seperti data jumlah guru di Kabupaten Jember, atau bisa juga data jumlah pengangguran di kabupaten Jember.

Contoh lain adalah data dari BMKG yang menjelaskkan tentang data curah hujan dalam dalam satu tahun di wilayah kabupaten jember. Contoh terahir adalah grafik dan juga peta yang mediskripsikan tentang kempeng tektonik pada suatu negara.

Contoh Prinsip Korologi

Contoh dari prinsip korologi adalah dalam meneliti tentang terjadinya fenomena hujan diwilayah tertentu, maka terlebih dahulu harus mendapatkan data tentang penyebab terjadanya hujan, dan juga dampak apa saja yang akan ditimbulkan akibat terjadinya hujan.

Contoh lain adalah untuk meneliti masalah suhu udara, maka yang terlebih dahulu harus diteliti adalah perbedaan suhu antara di perkotaan dan di pedesaan. Selain itu, peyebab temperatur suhu di pedesaan, serta pengaruh jumlah pohon dipedesaan di bandingkan dengan perkotaan.

Tinggalkan komentar