Macam-macam Rambu Lalu Lintas yang Harus Dipahami Sejak Dini

Workamerica.co – Rambu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti tanda atau semboyan. Tanda dimaksudkan untuk mengingatkan, melarang, atau memberitahukan sesuatu untuk diikuti. Dengan demikian, rambu lalu lintas berarti pemberitahuan untuk menaati aturan lalu lintas.

Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, rambu lalu lintas merupakan bagian perlengkapan jalan berupa lambang, huruf, angka, kalimat, atau perpaduan semuanya, yang berfungsi sebagai perintah, petunjuk, atau larangan bagi pengguna jalan.

Dengan demikian, rambu-rambu lalu lintas memuat tiga aspek, yaitu perintah dan larangan yang harus dipatuhi, peringatan terhadap kondisi lingkungan lalu lintas, serta petunjuk informasi lokasi, tempat, jarak, arah, dan fasilitas umum di sekitar jalan.

Keberadaan rambu lalu lintas harus dipasang menurut aturan-aturan sebagai berikut.

  • Dibuat menurut ukuran dan desain teknis yang sudah ditetapkan berdasarkan kebutuhan tertentu.
  • Dipasang dengan benar agar dapat terlihat jelas dan terbaca oleh pengguna jalan.
  • Ada dalam jarak pandang dan waktu yang cukup untuk memberikan reaksi bagi pengguna jalan.
  • Dapat menyampaikan informasi dengan jelas.

Mengenal Rambu-rambu Lalu Lintas

Rambu-rambu lalu lintas bukan hanya untuk pajangan, tetapi juga harus dipatuhi. Oleh sebab itu, Anda harus mengenal berbagai jenis rambu lalu lintas dari warna dan bentuknya. Berikut macam-macam rambu lalu lintas dikutip dari DetikOto dan TMC Polda Metro.

1. Rambu Peringatan

rambu lalu lintas
Futugon.com

Rambu yang berfungsi sebagai peringatan kepada pengemudi agar mewaspadai sesuatu di jalan. Misalnya tanjakan, jalan menurun, belokan, tikungan tajam, dan jalan licin. Digunakan juga untuk menerangkan kondisi prasarana jalan, lingkungan, alam,  dan daerah rawan kecelakaan.

Rambu peringatan berwarna kuning dengan garis tepi dan tulisan berwarna hitam. Untuk mengetahui maknanya, Anda harus memerhatikan gambar dan tulisan pada rambu dengan saksama.

2. Rambu Larangan

larangan, rambu, lintas
entripopu.blogspot.com

Rambu yang berisi larangan melakukan sesuatu, misalnya dilarang parkir, dilarang berhenti, dilarang masuk bagi suatu jenis kendaraan, dan larangan berputar arah. Rambu larangan berupa tanda dengan latar belakang putih dan gambar atau tulisan yang berwarna merah dan hitam.

Rambu larangan dapat berupa angka, huruf, simbol, gambar kendaraan, atau tanda panah. Rambu yang paling populer yaitu tanda huruf P dengan garis merah di depannya menandakan larangan parkir di area tersebut.

3. Rambu Perintah

perintah dalam rambu lalu lintas
youtube.com

Rambu perintah berfungsi menginformasikan apa yang harus dilakukan oleh pengguna jalan. Bentuknya bundar dengan warna latar biru dan gambar merah dan putih.

Rambu ini, yaitu gambar panah ke kanan atau ke kiri, rambu bertuliskan 60 km berwarna putih. Artinya perintah kecepatan minimum yang diwajibkan. Umumnya rambu tersebut berisi perintah untuk penggunaan lalu lintas tertentu.Misalnya tanda masuk lajur, batas kecepatan minimal, dan lajur yang hanya boleh dilalui kendaraan tertentu.

Di samping itu, rambu perintah pun berfungsi mengisyaratkan pengguna jalan untuk melalui jalur yang telah ditetapkan. Contohnya papan biru dengan simbol orang berjalan, artinya setiap pejalan kaki harus melewati jalur tersebut.

4. Rambu Petunjuk

rambu petunjuk arah
adyartoadvertiing.com

Rambu petunjuk berfungsi menunjukkan arah atau tujuan. Biasanya berisi informasi jalan atau jurusan dengan tulisan nama tempat, daerah, atau info yang lain. Rambu petunjuk ada juga yang berwarna cokelat sebagai penunjuk daerah wisata.

Khusus rambu petunjuk tempat wisata, warna dasarnya didominasi cokelat. Ada pula yang berwarna dasar biru dengan simbol fasilitas umum seperti rumah sakit, masjid, dan tempat beristirahat. Selain warna latar belakang berbeda, tulisan, lambang, dan angka tetap warna putih.

5. Rambu Tambahan

Rambu Tambahan
wanipira.com

Rambu tambahan berupa keterangan tambahan untuk pengguna jalan. Misalnya, dilarang parkir bergambar P dicoret dan di bawah ada rambu kecil dengan tambahan keterangan jam 07.00–19.00.

Rambu tambahan biasanya  juga ditulis pada papan putih dengan tulisan hitam, seperti rambu bertuliskan KECUALI ANDONG, maka kendaraan lain boleh melintas.

Fungsi Rambu Lalu Lintas

Rambu lalu lintas secara umum berfungsi untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengendara serta pejalan kaki. Utamanya untuk memberikan informasi kondisi jalan, keadaan lalu lintas, dan perbaikan jalan.

Rambu lalu lintas merupakan peraturan yang memiliki payung hukum yaitu UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 287 yang jika dilanggar dapat berakibat terkena denda atau hukuman pidana.

Berikut ini beberapa contoh rambu lalu lintas beserta fungsinya yang pasti sering kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

1. Rambu Stop

rambu stop
pixabay.com

Rambu stop termasuk rambu larangan yang kerap diabaikan. Fungsi rambu ini, yaitu larangan memberhentikan kendaraan dan larangan pengemudi kendaraan memasuki suatu kawasan. Pelanggaran terhadap rambu ini tak jarang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

2. Rambu Pekerjaan Jalan

rambu pekerjaan jalan
safetysign.co.id

Rambu ini akan kamu jumpai ketika melewati jalan yang sedang diperbaiki atau lokasi pembangunan gedung dan fasilitas umum. Rambu ini umumnya berwarna latar belakang kuning dan memuat imbauan untuk berhati-hati ketika melintas.

Menaati rambu ini sangat penting agar kamu terlindung dari risiko terkena alat konstruksi atau serpihan material yang berbahaya.

3. Rambu “Zona Selamat Sekolah”

rambu zona selamat sekolah
wikiwand.com

Rambu ini sudah mulai banyak disediakan di depan sekolah-sekolah. Fungsi rambu ini, yaitu meminta pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas, juga memprioritaskan siswa dan guru yang akan menyeberang.

Di zona selamat sekolah, kamu disarankan menurunkan kecepatan dan lebih berhati-hati ketika jam berangkat atau pulang sekolah.

4. Rambu Penyeberangan Pejalan Kaki

rambu penyeberang kaki
rambulalulintas.alamcloud.com

Rambu ini berfungsi melindungi hak pejalan kaki untuk menyeberang dengan aman dan nyaman. Rambu penyeberangan biasanya berada tak jauh dari zebra cross. Dengan adanya rambu ini, pengendara kendaraan diharap lebih waspada ketika ada orang sedang melintas.

5. Rambu Dilarang Masuk

dilarang masuk
pixabay.com

Rambu dilarang masuk atau disebut juga verboden merupakan rambu yang penting untuk mencegah pengendara kendaraan tertentu masuk ke sebuah wilayah. Namun, rambu ini masih kerap dilanggar dan mengakibatkan kecelakaan dan tabrak lari.

6. Rambu Dilarang Parkir

dilarang parkir
id.wikipedia.org

Parkir tak beraturan dapat menyebabkan kemacetan dan mengganggu ketertiban jalan raya. Oleh sebab itu, beberapa tempat dipasang rambu dilarang parkir.

Fungsinya agar pengguna kendaraan bermotor lebih bertanggung jawab ketika memarkir kendaraan dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya atau pemilik properti.

7. Rambu Dilarang Balik Arah

dilarang balik arah
tribunnews.com

Rambu dilarang balik arah dipasang untuk mengatur arah posisi yang tepat untuk berbalik arah. Pasalnya, berbalik arah di kawasan terlarang dapat menimbulkan kecelakaan berantai yang membahayakan banyak nyawa.

8. Rambu Batas Kecepatan

rambu batas kecepatan
kompas.com

Jika kamu sering melewati jalan tol, tentu sering menemukan rambu batas kecepatan. Biasanya, beberapa ruas tol menggunakan batas kecepatan maksimum pada kisaran 80–100 km per jam. Pelanggaran terhadap rambu ini dapat mengganggu serta membahayakan pengguna jalan lain.

9. Rambu Larangan Masuk Melebihi Batas (Tinggi/Lebar)

larangan melebihi batas
kinibisa.com

Rambu batas ketinggian dan lebar kendaraan biasanya terdapat pada tempat untuk memasuki lorong, bagian bawah gedung, atau jalan tol. Rambu ini dipasang agar kendaraan-kendaraan dengan tinggi dan lebar yang melebihi batas ukuran tidak memasukinya.

Jika memaksakan masuk, bisa jadi kendaraan akan tertahan atau mengalami kerusakan ketika melewati area tersebut.

10. Rambu Perlintasan Sebidang dengan Kereta Api

perlintasan kereta api
alamcloud.com

 

Rambu yang penting tetapi sering diabaikan yaitu rambu perlintasan rel kereta api. Rambu ini berbentuk seperti huruf X itu diberi warna kuning dengan rambu tambahan tanda stop, atau rambu persilangan datar dengan lintasan kereta api.

Fungsi rambu perlintasan sebidang tersebut yaitu memastikan pengendara berhenti sampai waktu aman melintas. Jika tidak mematuhi rambu ini, kamu bisa saja terjebak dalam bahaya.

Belajar Rambu-Rambu Lalu Lintas

Belajar mengenai rambu-rambu lalu lintas tak hanya penting bagi mereka yang akan menjalani ujian untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) saja, melainkan semua orang. Belajar dapat dilakukan sejak dini untuk membiasakan tertib dalam berlalu lintas.

Cara mengajarkan anak taat lalu lintas, salah satunya dengan mengajak mereka ke tempat wisata edukasi yang memiliki fasilitas belajar rambu-rambu. Berikut beberapa tempat wisata edukasi belajar lalu lintas di Indonesia.

1. Taman Lalu Lintas Bandung

Taman Lalu Lintas Bandung yang juga dikenal sebagai Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution merupakan sarana untuk anak-anak mempelajari aturan lalu lintas.

Mereka dapat belajar dengan langsung dengan sepeda dan mobil bertenaga pedal di jalan yang diatur sedemikian rupa dan diajari beroperasi sesuai dengan aturan rambu-rambu lalu lintas.

Taman ini dibangun dengan konsep yang sama dengan taman lalu lintas di sejumlah negara Amerika, Eropa, dan Asia. Dengan adanya taman ini, diharapkan mampu meningkatkan kepedulian dan kesadaran terhadap keselamatan berlalu lintas.

2. Taman Lalu Lintas Buperta Cibubur Jakarta Timur

Taman Lalu Lintas Buperta berlokasi di kompleks Bumi Perkemahan Cibubur, tak jauh dari Masjid Buperta dan Kolam Renang Buperta. Tempat ini selalu ramai pengunjung ketika liburan.

Bagian depan taman ditandai dengan tugu patung kuda zebra yang menjadi maskot taman lalu lintas saka Bhayangkara Buperta. Taman lalu lintas tersebut dikelola oleh Ditlantas Polda Metro Jaya.

Taman dilengkapi dengan fasilitas lampu lalu lintas di perempatan jalan. Terdapat juga halte yang terdapat sekumpulan rambu-rambu lalu lintas di sana. Simbol yang dipaparkan tersebut mampu dipahami anak-anak meski tidak terdapat keterangan di dalamnya.

Selain replika jalan raya dengan rambu-rambu lalu lintas, taman ini juga memiliki jalur pejalan kaki, taman bermain, dan mobil bertenaga gas yang dapat disewa.

3. Taman Edukasi Keselamatan Jalan Purwokerto

Taman Edukasi Keselamatan Jalan berada di Terminal Bulupitu Purwokerto yang digunakan sebagai media belajar tentang lalu lintas bagi siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan PAUD. Taman lalu lintas ini dikelola oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas.

Taman ini dioperasikan sejak tahun 2017 sebagai wahana wisata edukasi untuk anak usia dini. Biasanya, sebagai pembukaan kegiatan belajar, anak-anak diberikan teori tentang rambu lalu lintas.

Setelah itu diajak berkeliling kawasan Purwokerto dengan bus yang disediakan oleh Dinas Perhubungan setempat. Anak-anak juga dapat mempelajari lalu lintas dengan skuter dan sepeda mini.

Karena saat ini sudah banyak fasilitas belajar rambu-rambu, ada baiknya mengajarkan anak untuk taat aturan lalu lintas sejak usia dini. Belajar sambil bermain tentu menyenangkan bagi mereka sekaligus bisa menambah pengetahuan untuk kamu sendiri.

Demikian ulasan lengkap terkait rambu lalu lintas yang harus kamu ketahui. Upayakan selalu patuh kepada peraturan dan tata tertib berlalu lintas agar keselamatan diri serta pengguna jalan lainnya terjaga, serta terhindar dari sanksi hukum.

Tinggalkan Balasan