Materi Pengertian Sel Hewan, Bagian-bagian Berdasarkan Fungsinya

Sel hewan akan memiliki fungsi sebagai pembangun utama, untuk keberlangsungan hidup pada semua hewan. Setiap makhluk hidup yang memiliki sel akan selalu berbeda dengan makhluk lainnya.

Sel yang ada di setiap hewan berbeda dengan manusia. Maka dari itu, penting untuk mempelajari jenis selnya. Pemahaman mengenai sel pada hewan dapat memberikan pengenalan mengenai karakteristiknya.

Pengertian Sel Hewan

Didalam sel hewan akan terdapat nama umum yang disebut sel eukariotik, sel tersebut akan menyusun beberapa jaringan pada hewan. Penyusunan jaringan pada hewan biasanya berbeda dengan yang lainnya, karena memiliki jaringan serta susunan sel tersendiri.

Perbedaannya dengan makhluk hidup lain contohnya dengan tumbuhan yang sel eukariotiknya akan berbeda.

Manfaat Mempelajari Sel Pada Hewan

1. Mengetahui keanekaragaman

Dengan mempelajari selnya, maka kita dapat memastikan bahwa setiap makhluk hidup akan memiliki keunikan tersendiri.

2. Untuk mengenal fungsi setiap bagian tubuh hewan

Ketika mempelajari tentang sel yang ada pada hewan, maka dari itu akan langsung mempelajari fungsinya terhadap tubuh hewan tersebut.

3. Mengenal karakteristik

Setiap sel yang ada pada hewan, akan memiliki karakteristik yang berbeda. Setiap karakteristiknya bisa disimpulkan dengan mempelajarinya, akan membuka jalan untuk mengenal karakternya secara garis besar.

Beberapa Bagian Sel Hewan Berdasarkan Fungsinya

1. Bagian Membran

Lokasinya berada di bagian luar, sehingga nantinya akan membungkus setiap sel yang ada di dalam tubuh hewan tersebut. Tersusun dari beberapa komponen termasuk lemak dan juga protein penting, fungsinya sel ini akan menjadi salah satu bagian terpenting untuk melindungi sel.

Fungsi lainnya adalah dengan mengatur keluar atau masuknya setiap zat dalam tubuh hewan tersebut, juga untuk menerima rangsangan dari luar yang diterima oleh hewan.

2. Sitoplasma

Sitoplasma ini akan memiliki fungsi yang penting juga bagi tubuh hewan, untuk mencairkan segala sesuatu termasuk sel yang ada di dalam tubuh hewan. Hampir semua cairan dalam tubuh hewan semuanya akan diserap, kecuali pada bagian inti dari sel dan organelnya.

Sitoplasma akan terdiri dari protein dan air, hingga sifatnya kompleks atau koloid. Sel ini bentuknya tidak akan cair dan juga tidak padat, fungsinya yaitu sebagai salah satu tempat untuk terjadinya metabolism terhadap sebuah sel.

3. Reticulum

Bentuknya mungkin akan mirip dengan benang dengan jumlah yang banyak, didalamnya terdapat beberapa bagian dari sel ini termasuk bagian reticulum halus dan juga kasar.

Bagian yang halus tersebut tentunya tidak akan melekat pada ribosom. Hal ini berbeda dengan yang kasar, karena akan melekat dengan ribosom tersebut.

Akan bekerja untuk alat transportasi pada setiap zat yang ada pada sel, juga nantinya akan menjadi cara untuk melakukan sintesis lipid yang ada di sel tersebut. Sel ini berfungsi sebagai cara membantu untuk detoksifikasi dan sintesis protein.

4. Mitokondria

Menjadi organel yang terbesar dalam tubuh hewan, maka dari itu sering kali disebut dengan mesin dalam sebuah sel itu sendiri. Bentuknya akan mirip dengan cerutu yang memiliki dua lapis membran didalamnya, dengan bagian membran yang berbeda.

Pada membran tersebut akan memiliki ketukan yang juga memiliki nama kristal, yang membentuk sel ini adalah oksigen dan glukosa yang diubah menjadi energi.

Fungsi dari sel ini adalah kemampuannya menghasilkan energi bagi hewan tersebut, Kemudian memiliki peran penting untuk respirasi seluler.

5. Mikrofilamen

Jenis ini adalah organel pada sel yang ada di setiap hewan, namun jenis sel ini akan terbentuk melalui protein yang memiliki nama aktin dan myosin. Kebanyakan peneliti menyebutkan jika sel ini akan memiliki kesamaan dengan jenis sel lain seperti mikrotibulus, namun bentuknya memang lebih lembut dan kecil.

Jenis sel ini memiliki fungsi yang akan membantu hewan untuk menggerakkan sel, juga sebagai salah satu cara endositosis dan eksositosis.

6. Lisosom

Bentuknya sama seperti sebuah kantong yang memang terikat pada membran dalam sel. Didalam jenis sel ini memiliki kandungan enzim hidrolitik, sehingga nantinya bisa digunakan untuk mengontrol pencernaan. Berikut fungsi dari lisosom:

Yang pertama adalah mengatur pemasukan sebuah makromulekul yang berada dari luar kedalam sebuah sel, dengan menggunakan mekanisme endositosis.

Kedua adalah mencerna materi, dan Bagian ketiga adalah untuk mengontrol pencernaan. Sel ini juga memiliki fungsi yang terakhir adalah, untuk menghancurkan organel sel yang memang telah rusak.

7. Peroksisom

Memiliki sebuah bentuk seperti kantong kecil, yang didalamnya berisikan sebuah enzing katalase. Memiliki fungsi, untuk menguraikan peroksida dalam tubuh. Fungsi dari sel ini adalah, penguraian perokida dan merubah lemak menjadi karbohidrat yang penting bagi hewan itu sendiri.

8. Ribosom

Jenis sel ini memiliki ukuran yang kecil dibandingkan sel lainnya. Cara kerjanya memang menerjemahkan bagian Mrna yang nantinya akan membentuk rantai protein, sehingga akan sangat penting bagi tubuh hewan.

Fungsinya akan berguna untuk melakukan keberlangsungan sintesis pada bagian protein, agar dapat dicerna oleh tubuh hewan.

9. Sentriol

Bentuk pada sel ini memang memiliki bentuk yang seperti tabung, sehingga dapat terlihat jelas perbedaannya dengan sel lain. Memiliki peran yang penting dalam tubuh hewan, karena nantinya akan melakukan pembelahan sel.

Sel ini akan memiliki pekerjaan dengan membentuk sebuah silia dan flagela. Termasuk kedalam salah satu sel yang ada pada hewan juga tidak dapat tumbuh kembali, maka perkembangannya tidak akan berlangsung lama.

10. Mikrotubulus

Lokasi sel ini berada di dalam sitoplasma, sel ini memang dapat ditemukan pada sel eukariot dengan bentuk silinder yang panjang. Didalamnya terdapat molekul protein yang berbentuk bulat, sifat dari sel ini memang cukup kaku untuk fungsi utamanya adalah melindungi sel.

Memiliki fungsi lain sebagai pembentuk dan membangun flagela, silia, dan sentirol.

11. Badan golgi

Badan golgi erat kaitannya dengan fungsi ekskresi pada sel itu sendiri. Lokasi sel ini berada pada semua sel eukariotik seperti ginjal dan ekskresi lainnya, fungsinya yaitu untuk membentuk vesikula.

Fungsi lain dari sel ini dalam membantu proses pembentukan lisosom, atau proses bagian protein dan pembentukan pada membran plasma.

12. Nucleus

Sel akan mengendalikan aktifitas metabolism sampai ke bagian pembelahan sel itu sendiri, sebagai tahap penyesuaian dari nucleus. Didalam sel ini mengandung materi genetic dan terbentuknya sebuah DNA, fungsinya akan bekerja untuk menjaga integritas setiap gen, juga mengontrol aktifitas sel.

Fungsi lainnya untuk menyimpan informasi genetic, tempat terjadinya replikasi dan mengendalikan metabolism setiap sel.

13. Nucleolus

Menjadi salah satu sel yang berfungsi untuk memberikan pembentukan protein pada tubuh hewan.

14. Nukleoplasma

bentuknya seperti cairan padat, fungsinya adalah untuk membentuk kromosom dan gen.

15. Membran Inti

Fungsinya adalah melindungi inti sel dan menjadi lokasi sebagai tempat terjadi pertukaran zat.

Ketika telah mempelajari apa yang dimaksud dengan bagian, beserta degan jenis dan fungsinya. Secara tidak langsung akan mempelajari mengapa sel tersebut bisa sangat berpengaruh terhadap hewan itu.

Dengan demikian, mempelajarinya menjadi salah satu hal penting yang harus dipertimbangkan.

Tinggalkan komentar